JAKARTA — Perempuan inspiratif tidak selalu dikenal melalui popularitas atau sorotan publik yang luas. Sebagian menghadirkan kontribusi melalui dunia pendidikan, penelitian, pengembangan gagasan, dan keterlibatan dalam persoalan strategis yang memengaruhi kepentingan masyarakat.
Gambaran tersebut tercermin dalam perjalanan Dr. Stepi Anriani, S.IP., M.Si., akademisi perempuan yang kini menjabat Direktur Eksekutif Intelligence and National Security Studies (INSS).
Stepi menekuni bidang kajian intelijen dan keamanan nasional yang berkaitan erat dengan perkembangan politik, teknologi, serta dinamika hubungan internasional.
Perjalanan akademiknya dimulai dari pendidikan Ilmu Politik dan Pemerintahan di Universitas Padjadjaran, kemudian berlanjut hingga jenjang doktor bidang Administrasi Publik di Universitas Indonesia.
Latar belakang tersebut menjadi fondasi dalam mengembangkan pemahaman mengenai hubungan antara kebijakan negara, kelembagaan, dan perubahan lingkungan keamanan.
Dalam aktivitas profesionalnya, Stepi aktif mengangkat persoalan peperangan kognitif, disinformasi, serta perkembangan konflik geopolitik global.
Salah satu pembahasan yang mendapat perhatiannya adalah penggunaan informasi sebagai instrumen untuk memengaruhi opini dan perilaku masyarakat.
Melalui forum Bincang Cendekia Vol. 5 pada April 2026, ia membahas bagaimana disinformasi dapat menjadi bagian dari ancaman keamanan modern.
Di bidang geopolitik, Stepi juga menyoroti pentingnya memahami konflik melalui perspektif perang asimetris dan mempertimbangkan berbagai faktor di luar kekuatan militer konvensional.
Rangkaian aktivitas tersebut menunjukkan bahwa kontribusi seorang akademisi dapat diwujudkan melalui pengembangan pengetahuan dan partisipasi dalam diskusi publik.
Sebagai perempuan yang berkiprah dalam kajian strategis, Stepi menghadirkan contoh mengenai pentingnya pendidikan, konsistensi intelektual, dan kesiapan menghadapi perubahan.
Bagi generasi muda, terutama perempuan yang sedang menentukan pilihan pendidikan dan karier, perjalanannya menjadi pengingat bahwa bidang profesional dapat dijelajahi melalui penguasaan ilmu serta komitmen untuk terus belajar.
Kiprahnya di INSS memperlihatkan salah satu bentuk kepemimpinan perempuan yang dibangun melalui kemampuan akademik dan keterlibatan dalam persoalan keamanan nasional.
Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, kehadiran akademisi seperti Dr. Stepi Anriani memperkaya ruang kajian strategis sekaligus menunjukkan bahwa perempuan dapat mengambil peran dalam membangun pemikiran mengenai ketahanan dan masa depan bangsa.